Skip to main content

The Flash Fiction : Entahlah Damar, aku tidak tahu!

Ada sesuatu yang sangat mengganggu ku. Sesuatu itu kuberi nama, emmm “Entahlah”. Damar bilang hari ini aku terlihat seperti seorang trance (kesadaran yang berubah akibat pengaruh di luar jangkauan dunia benda/fisik). Mata kosong dan dada terasa sakit sekali. Aku sedang memikirkan kata yang paling tepat untuk mengungkapkannya. Tapi semakin kucari semakin tak ku dapat.

Damar bilang keadaan ku seperti seorang junkies. Maksud nya pecandu narkoba? Lagi-lagi ku jawab,emmm “Entahlah”. Damar pasti bingung. Karena ku tahu jawaban “Entahlah” tidak memiliki batasan jelas antara iya dan tidak.

Damar tidak mengajak ku jalan beriringan. Dia memaksa dengan cara menyeretku. Sakit sekali Damaaar, kau melukai ku. Mengapa kau tidak coba menuntun ku? Perlahan...

Damar selalu saja menekanku. Dia bilang aku junkies. Pemakai narkoba. Kau junkies. Kau junkies. Kau junkies. Begitu dia bilang. Terus-terusan seperti merapalkan mantra. Ya, kondisi ku memang seperti seseorang yang sedang memakai narkoba.Tapi narkoba yang di ucapkan Damar bermakna denotasi! Sementara narkoba ku bermakna konotasi. Seharusnya Damar tahu bahwa narkoba yang ku maksud adalah.....

hmmm tunggu, aku sedang mencari kata yang paling tepat.

Otak ku sedang begulat

Sebentar-sebentar, aku akan mencoba untuk menjawab.

Hmmmm.Sedikit lagi

Arggh Sulit

Hanya ada satu kata yang keluar dari mulutku.

“Entahlah”

Lagi-lagi aku sendiri tidak bisa menjelaskan nya.

“ Sudah lah jauhi narkoba, itu hanya akan membuat mu menderita.Kau kehilangan selera makan, selalu berdiam diri di kamar,mata mu sayu,dan tiba-tiba kau kehilangan kesadaran. Kau akan kumasukkan ke dalam tempat rehabilitasi.”

“ Tapi Damar,aku tidak memakai narkoba! Sulit untuk kujelaskan. Kau tak mengerti. Kau benar-benar tidak mengerti “

Mailida,Desember 2010

Comments

Popular posts from this blog

Tora, Mieke, dan Perselingkuhan

“ In love and war, everything is legal” Quote diatas di ucapin sama Dedy Cobuzier di akhir acara talk show hitam putih. Bintang tamu saat itu Tora Sudiro dan Mieke Amalia, mereka ngebawa anak bayi nya yang dinamain Jenaka. Mukanya lebih mirip mieke sih menurut gue. Hehe. Bahasan obrolan mereka yang terakhir mengacu pada issue perselingkuhan mereka jaman dulu. Yang saya tangkep, mereka gak menyangkal issue tersebut. Gak kaya artis lain yang melakukan beribu pembenaran dengan bilang “Kita gak ada apa-apa ko” atau “Dia cuma temen doang” atau “No comment” taunya? Beneran! Tapi mereka secara implisit mengakui: yes, we did. So? **** Di tengah talkshow tersebut, dedy tanya ke Tora. Menurut kamu, mieke itu apa? “ Perempuan” kata Tora dengan gaya nya yang gak pernah serius. Dedy menampakan muka datar dan menunggu jawaban yang sebenarnya. Tora belum menjawab. Kamera mulai zoom in ke wajahnya selama beberapa detik. “ Nungguin ya lo semua?” Ucap nya lagi sambil tertawa...

7 tahun kemudian setelah tulisan terakhir.

 Halo! Sudah 7 tahun semenjak tulisan terakhir di blog ini. Selama 7 tahun ini sudah banyak yang terjadi. Goodness, Badness. Shitty day, Lovely day. Sudah banyak anggota baru di keluarga ini. Let me introduce my gang. Finally i got 2 daughters! Can you believe that? Masih ingat gak kalau dulu aku bikin A letter for my future daughter. It happened!  This is it, love of my life Maryam Bashira Siregar Durra Aisyah Siregar Maryam adalah anak pertama ku, she is the center of our universe. Dia baru datang di tahun 2021, 7 tahun aku tunggu. Umur nya sekarang 4 tahun! Anak yg though but lovely. Pikirannya kritis, keras, tapi di sisi lain dia anak yang penyayang. Kalian pernah bayangkan ada anak perempuan yang hobi nya main sepeda, loncat kesana kemari, senang membaca buku, bermain games, mahir merancang bangun sesuatu dari semua benda apapun disekitar nya, she loves ice cream so much like there is no tomorrow. Nah itu lah dia, kaka maryam. Durra, hmmmm my second born. Entah kenapa set...

Umroh & One day trip Turkey

Alhamdulillah di awal tahun 2018 Allah SWT mengizinkan kami untuk menginjakkan kaki di tanah suci. Sebuah perjalanan spiritual yang unexplained. Rasanya bener bener haru dan sedih. Haru karena terlalu banyak kebesaran Allah SWT yang kami rasakan. Hati yang damai, suasana yang tenang, dan perasaan yang super bahagia. Memang betul adanya mekah dan madinah adalah tempat yang diberkahi. madinah, 2018 Sebelum kita berangkat ke madinah, pesawat kami transit 12 jam di turki. Lalu kita mulai city tour di turki untuk melihat museum rasulullah dan banyak tempat sejarah islam lainnya. Saya dan raja happy banget karena ini pertama kalinya kita jalan jalan ke luar negeri bener bener berdua. Menyenangkan sekali, feel nya beda dan kita jadi ketagihan untuk ngetrip keliling dunia berdua suatu hari nanti. Setelah selesai mengunjungi turki yang ternyata bagus banget, kita menuju mekah dan madinah. Someday kita harus kembali juga ke turki dengan waktu yang lebih lama...