Skip to main content

Barley and Mommy

Di suatu siang yang sangat terik tiba-tiba Barley pulang membawa seekor anak anjing. Barley adalah seorang anak berusia 9 tahun yang menderita kanker otak . Hidupnya tak akan lama lagi. Dia hanya hidup berdua bersama ibu nya.

Barley : “Mom, kata mu aku akan pergi ke surga kan?”

Mommy : (menahan tangis) “ Benar, kau akan pergi ke surga. Disana akan banyak sekali kudapan. Kau akan bahagia disana”

Barley : “Bila aku pergi ke surga, bagaimana dengan mu?” (sambil menyembunyikan anak anjing)

Mommy : “ Aku-pasti-akan-sangat-me-me-rindukan-mu” ( terbata bata)

Barley :” Mom aku akan mengenalkan mu pada Bart. Bila aku ke surga nanti, dia pasti akan menjaga mu seperti ku. Dan kau tidak akan kesepian. ” ( sambil memberikan anak anjing tersebut )

Mommy : “ …………………………………….Oh My Barley”

Comments

Popular posts from this blog

Tora, Mieke, dan Perselingkuhan

“ In love and war, everything is legal” Quote diatas di ucapin sama Dedy Cobuzier di akhir acara talk show hitam putih. Bintang tamu saat itu Tora Sudiro dan Mieke Amalia, mereka ngebawa anak bayi nya yang dinamain Jenaka. Mukanya lebih mirip mieke sih menurut gue. Hehe. Bahasan obrolan mereka yang terakhir mengacu pada issue perselingkuhan mereka jaman dulu. Yang saya tangkep, mereka gak menyangkal issue tersebut. Gak kaya artis lain yang melakukan beribu pembenaran dengan bilang “Kita gak ada apa-apa ko” atau “Dia cuma temen doang” atau “No comment” taunya? Beneran! Tapi mereka secara implisit mengakui: yes, we did. So? **** Di tengah talkshow tersebut, dedy tanya ke Tora. Menurut kamu, mieke itu apa? “ Perempuan” kata Tora dengan gaya nya yang gak pernah serius. Dedy menampakan muka datar dan menunggu jawaban yang sebenarnya. Tora belum menjawab. Kamera mulai zoom in ke wajahnya selama beberapa detik. “ Nungguin ya lo semua?” Ucap nya lagi sambil tertawa...

Trip to Ujung Genteng

Tanggal 25, 26, 27 Januari kemaren, saya dan segerombolan anak kelas beserta beberapa pacar-pacar nya liburan ke Ujung Genteng. Asik bangeeettt!!!! \:D/ Whoaa akhirnyaaa kita berangkat juga. Kalau inget perjuangan H-3 sebelum keberangkatan, beuuh jangar. Migren kepala guee. Emang bener nih kata pepatah, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian. Sebelum keberangkatan, adaaa aja hambatannya. Mulai dari mobil yang kurang, kuota overload, gak nemu penginapan murah, nyampe kekhawatiran tentang cuaca yang lagi gak baguus. Perjalanan ke ujung genteng ini cuma ngabisin duit 115.000 per orang loh. Murah tapi bukan trip murahan. Haha. Jadi sebelum berangkat, saya kumpulin iuran wajib kami sebesar 115.000 per orang. Jadi buat pembayaran bensin, makan, dan penginapan, tinggal ambil dari uang kas yang disimpin di saya. Kita berangkat dengan 3 mobil. Mobil ijal, mobil ranti, dan mobil adri. Yang ikut ada 23 orang (saya,ranti,suhe, ica,oci, adi,adri,awal,opik,janu,ita,ijal,puji,ham...

Mengatur Belanja Seminggu

Selama saya menikah, pengeluaran yang gak kekontrol itu pengeluaran makan. Awalnya, sebelum bikin meal preparation setiap minggunya, yang saya lakukan adalah belanja ke pasar setiap hari pulang kantor ((( setiap hari )))).  Dan itu boros banget. Mana sisa makanan pada kebuang karena busuk. Belum lagi sayur yang gampang layu dan gak bisa diolah. Yah.....namanya juga learning by doing ya. Akhirnya saya nemu cara belanja yang jauh lebih efektif, efisien, dan ekonomis. Namanya meal preparation . Dilakukan seminggu sekali dan disimpan dengan baik ke dalam storage box. Sekarang jadwal wajib saya setiap minggu pagi adalah ke pasar tradisional atau pasar modern diantar abang. Beli sayur dan lauk untuk keperluan seminggu ke depan. Dan tau gak sih, ternyata kalau kita well planned, pengeluaran makanan bisa sangat efisien. Manfaat yang saya dapet itu,  Bahan makanan pas habis dalam seminggu hampir tanpa sisa yang kebuang Hemat waktu dan hemat energi Pengeluaran makan gak bor...