Bianca akan pergi ke dokter untuk disuntik, dia terkena penyakit yang membuat dirinya selalu menangis dan sakit hati. Dia terkena virus yang membuat dia harus pergi ke dokter dengan segera.Kalau tidak ditangani virus itu akan menyebar dan menyebabkan bianca tidak akan bisa sembuh. Dia tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya harus di suntik tepat di hatinya. Di perjalanan menuju rumah sakit dia panik bukan kepalang, dia selalu membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya setelah dia disuntik. Rasanya pasti sakiit sekali. Dan waktu yang dia takuti itu pun datang. Bianca telah sampai di rumah sakit. Tanpa banyak bicara dokter pun langsung menyuntikan suntikan ini terhadap Bianca. Dokter yang menyuntiknya dia umpat dalam hati. Betapa kejamnya dokter ini, tega sekali ,menyuntikan suntikan ini ke dalam hati Bianca. Kenapa dia harus membayar mahal kepada rumah sakit untuk sesuatu yang sebenarnya dia tahu akan sakit sekali akibatnya.Dan dia bertanya pada dirinya sendiri kenapa harus ke Rumah Sakit? Kenapa dia harus pergi ke dokter ini?Tapi ternyata rasa sakit itu hanya sementara, kepanikan Bianca terhadap suntikan dan dokter ini pun hanya beberapa saat. Kini Bianca akan kebal dari berbagai penyakit . Karena dia tau cairan dalam suntikan itu bisa membuat dia lebih kuat nantinya…
Mungkin dokter ini bermaksud baik…who knows..
Halo! Sudah 7 tahun semenjak tulisan terakhir di blog ini. Selama 7 tahun ini sudah banyak yang terjadi. Goodness, Badness. Shitty day, Lovely day. Sudah banyak anggota baru di keluarga ini. Let me introduce my gang. Finally i got 2 daughters! Can you believe that? Masih ingat gak kalau dulu aku bikin A letter for my future daughter. It happened! This is it, love of my life Maryam Bashira Siregar Durra Aisyah Siregar Maryam adalah anak pertama ku, she is the center of our universe. Dia baru datang di tahun 2021, 7 tahun aku tunggu. Umur nya sekarang 4 tahun! Anak yg though but lovely. Pikirannya kritis, keras, tapi di sisi lain dia anak yang penyayang. Kalian pernah bayangkan ada anak perempuan yang hobi nya main sepeda, loncat kesana kemari, senang membaca buku, bermain games, mahir merancang bangun sesuatu dari semua benda apapun disekitar nya, she loves ice cream so much like there is no tomorrow. Nah itu lah dia, kaka maryam. Durra, hmmmm my second born. Entah kenapa set...
Comments
Post a Comment