Skip to main content

Posts

Inner Circle

Aku : Abang, kek mana ni. Abang : Udah, unfollow aja yang sekiranya mengotori hati. Sekarang fokus aja sama amal masing2. Aku : *Unfollow.. Unfollow... Unfollow...* Banyak kali bang hampir semua :'D. Abang : Berarti ada yang salah dengan inner circle kamu, dek. Aku : ....................................

4 Mei 2017

Hari ini dilalui biasa saja. Tidak ada selebrasi, tidak ada kado, hanya sekedar ucapan singkat dari abang dan beberapa teman. Memang tidak ada yang perlu di rayakan dan memang tidak harus dirayakan. Mungkin sudah tua juga ya, 27 tahun. Apasih yang harus di selebrasi dari berkurangnya umur? Hari ini juga tetap biasa saja. Pagi-pagi tetap siapkan nasi goreng yang ternyata kebanyakan mentega. Lupa bawa bekal buah. Abang yang seragamnya ternyata belum di setrika berdampak kehebohan karena sudah terlambat. Vendor yang cancel meeting karena lagi-lagi mereka salah liat tanggal. Pergi ke supermarket sebelah kantor dan pulang dengan tangan kosong karena bingung mau beli apa (always).  Sekarang pukul setengah 3. Sudah hampir 12 jam saya menjalani 4 Mei 2017 sama seperti hari hari sebelumnya. Satu hal, saya tidak menyangka ternyata hidup saya moving forward. Waktu terus berjalan hingga saya mencapai posisi tahun ke 27. Entah ini tergolong umur masih muda atau sudah tua. Pokoknya, terimaka...

Mengatur Belanja Seminggu

Selama saya menikah, pengeluaran yang gak kekontrol itu pengeluaran makan. Awalnya, sebelum bikin meal preparation setiap minggunya, yang saya lakukan adalah belanja ke pasar setiap hari pulang kantor ((( setiap hari )))).  Dan itu boros banget. Mana sisa makanan pada kebuang karena busuk. Belum lagi sayur yang gampang layu dan gak bisa diolah. Yah.....namanya juga learning by doing ya. Akhirnya saya nemu cara belanja yang jauh lebih efektif, efisien, dan ekonomis. Namanya meal preparation . Dilakukan seminggu sekali dan disimpan dengan baik ke dalam storage box. Sekarang jadwal wajib saya setiap minggu pagi adalah ke pasar tradisional atau pasar modern diantar abang. Beli sayur dan lauk untuk keperluan seminggu ke depan. Dan tau gak sih, ternyata kalau kita well planned, pengeluaran makanan bisa sangat efisien. Manfaat yang saya dapet itu,  Bahan makanan pas habis dalam seminggu hampir tanpa sisa yang kebuang Hemat waktu dan hemat energi Pengeluaran makan gak bor...

4/11

Rasanya sesak dada ini karena terlalu bangga menjadi seorang muslim. Hari ini, 4 November 2016 adalah hari bela Quran. Seluruh umat islam dipenjuru Indonesia datang ke Jakarta untuk membela agamanya, membela kitabullahnya, membela para alim ulamanya. Saya, sebagai seorang beragama islam yang masih memiliki banyak dosa merasa terharu dan bangga dengan apa yang akan dilakukan oleh sodara-sodara kami. Terlepas dari beberapa pihak yang pro kontra, disini saya hanya merasakan bahwa betapa bahagianya saya menjadi muslim. Bagaimana para alim ulama yang kita panut bersatu. Aa gym, Arifin Ilham, Salim Alifah, Felix Siaw, dan sebagainya menyatakan aksi damai. Memberitakan adab berunjuk rasa yang bikin saya sekali lagi bangga menjadi muslim. Salah satu adab yang harus dilakukan para muslim adalah menjaga wudhu sebelum unjuk rasa, bershalawat, bertutur sopan santun kepada aparat, shalat berjamaah, membuang sampah, dan tetap bersabar jika apa yang di mintakan belum terlaksana, dsb, Allah...

Ohana // Ohana means Family

I've got my new family. Keluarga suami saya adalah keluarga keturunan Batak. Kultur yang nyablak dan spontanitas ternyata cocok sama saya. Kata adik ipar saya, the siregars itu keluarga sitkom. Becanda mulu, walaupun sering nya sarkastik hahaha. Kami berlibur bersama ke Bali selama 4 Hari. Dalam rangka penyambutan si bos japan yang baru aja pulang. Itung-itung silaturahmi sambil refresh sejenak lah. Sangat menyenangkan! I feel so blessed. Karena buat saya, kedekatan dengan keluarga pasangan itu penting. Karena menikah itu mendekatkan dua keluarga. Bukan hanya hubungan cinta antara suami dan istri saja. Salah satu kriteria saya dalam memilih pasangan pun adalah pasangan yang dekat dengan keluarga dan memiliki keluarga yang hangat. Semoga keluarga sitkom itu selalu rukun dan saling support. :) Mailida, August 2016

My mood is depends on my breakfast!

Saya dan keluarga kecil saya selalu membiasakan diri untuk sarapan setiap pagi. Beberapa orang bisa 'skip' buat sarapan,  but we couldn't.  Seharian pasti pusing dan gak bisa mikir.  Hehe.  Bagi kami sarapan itu essential,  karena sarapan itu start yang baik untuk menjalani hari. Awalnya sarapan kami 'berat'.  Nasi dan lauknya.  Seperti makan siang.  Hingga akhirnya kami mengolah pola makan kami lebih ringan sedikit demi sedikit. Dari mulai sarapan buah dan granola,  hingga sushi dan kentang.  Masih ada karbo nya ya.  Haha.  Its oke,  as long as what I eat makes me happy. Tapi bener loh,  sarapan yang sehat dan menarik dipandang bikin saya semangat untuk eksperimen tiap paginya.  Walaupun riweuh,  tapi hasilnya memuaskan dan menggembirakan. So,  i am ready to start my day!

The failure

The feeling when you have tried tried tried,  you have prayed prayed prayed ,  but you failed failed failed.  So many times. You just dont know what to do again. Akhir-akhir ini saya sedang sering gagal.  Gagal akan apapun.  Gagal promil,  gagal ujian sertifikasi,  gagal mengontrol emosi,  gagal semua.  Dalam hati saya marah dan sulit sekali berbesar hati.  Saya udah usaha loh,  saya udah berdoa loh.  Tapi?  Ko? Ada masa dimana saya sudah tidak percaya diri bahwa ikhtiar dan doa akan membuahkan hasil.  Ya ya,  banyak yang memberikan nasihat bahwa mungkin ini yang terbaik.  Mungkin kurang ikhtiar nya kurang doa nya.  Mungkin bukan takdirnya.  Dan sebagainya. Entahlah,  ada masanya semua itu membal di telinga saya. Hari itu,  sepulang dari ujian sertifikasi saya menangis sejadi jadinya.  Menangis karena saya gagal.  Jawaban saya banyak yang salah.  Saya bingung, sedih, ...