Twitter yang tidak di lock bagaikan sebuah rumah tanpa jendela yang membiarkan siapapun untuk masuk. Sang tuan rumah tak pernah tau siapa yang sedang menguntitnya. Menelusup dan mengamati setiap aktivitasnya. Being kepo is like memasuki rumah seseorang dengan menggunakan jubah menghilang harry potter dimana sang kepoers mengamati setiap aktivitas yang dilakukan korban kepo tanpa diketahui. Gak berlebihan kalau saya menggambarkan twitter itu seperti rumah yang didalamnya ada aktivitas sehari-hari, emosi, sarapan pagi, percintaan pasangan, kegiatan pagi, penatnya siang, terjaganya malam, agama, hingga bincang keluarga. "Beteee!" "Makan bubur di Pak Ujo enak nih" "I love you #nomention" ...
world, word, home